Kampus Universitas Muhammaddiyah Yogyakarta Melakukan Protes

10:36 PM
mahasiswa UMY
Formasi Yang Dibuat Mahasiswa UMY
Tentu kamu paham kalau setiap periode tertentu kampus - kampus di Indonesia diperingkatkan. Resminya oleh Kemenristekdikti. Walau ada juga pemeringkatan oleh webometrics

Nah, dalam pemeringkatan Kemenristekdikti terbaru,  pada 21 Agustus 2017, diumumkan 100 Besar Perguruan Tinggi non-Politeknik dan 25 Besar Perguruan Tinggi Politeknik di Indonesia.

Pada 100 perguruan tinggi yang terdaftar itu, 14 di antaranya adalah klaster 1 perguruan tinggi dan 78 perguruan tinggi klaster 2.

Namun, hasil pemeringkatan tersebut di protes oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang berada pada kluster 2.

UMY memprotes soalnya kampus itu tak masuk dalam 100 terbaik.

 Klik Sekarang
Klik gambar

Protes Dari UMY

Civitas academica UMY pun bertanya-tanya mengapa kampus itu sebagai salah satu universitas swasta terbaik di Indonesia tidak terdaftar dalam pemeringkatan.

"Tidak adanya nama UMY dalam daftar seratus besar perguruan tinggi tersebut, menjadi pertanyaan bagi kami, apakah ada penilaian tertentu yang dijadikan acuan Kemenristek Dikti dalam pemeringkatan tersebut. Padahal UMY juga termasuk perguruan tinggi klaster dua,"

kata Achmad Nurmandi, Wakil Rektor UMY di Yogyakarta pada Senin, 28 Agustus 2017.

“Hasil pemeringkatan perguruan tinggi saat ini seringkali dijadikan referensi masyarakat. Umumnya, pemeringkatan tersebut dilakukan untuk melihat kualitas sebuah perguruan tinggi. Begitu pula dengan pemeringkatan yang dilakukan oleh Kemenristekdikti,"

Lanjut beliau

Padahal, jika merujuk pada laman Pemeringkatan.ristekdikti.go.id, seperti yang disarankan Kemenristekdikti untuk mengetahui informasi lebih detil tentang hasil 100 besar perguruan tinggi, UMY sesungguhnya juga termasuk dalam daftar 100 besar itu.

“Dari website pemeringkatan Kemenristekdikti tersebut, UMY berada di Peringkat Umum di nomor 71. Dengan rincian untuk kategori sumber daya manusia UMY di peringkat 653, kategori kemahasiswaan di peringkat 50, kategori akreditasi UMY berada di peringkat 17, dan kategori penelitian dan publikasi di peringkat 48,”

Jelas beliau

Pak Nurmandi mengkhawatirkan kemungkinan kesalahan Kemenristekdikti dalam penyusunan pemeringkatan itu dapat berdampak negatif pandangan publik terhadap UMY. Karena itu, UMY mengharapkan klarifikasi Kemenristekdikti.

Wah, semoga klarifikasi nya segera keluar ya agar status kampus UMY menjadi lebih jelas

Jangan lupa sebarkan artikel ini di mesia sosial mu ya

Like fanspage kami disini

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

1 comments:

Write comments
August 29, 2017 at 12:57 PM delete

Masyarakat tidak mempermasalahkan peringkat maupun akreditasi..yang penting kuliah sesuai keinginan dan kebutuhan dunia kerja..dan yang penting biaya kuliah yg terjangkau..itu saja..

Reply
avatar