Pihak Sekolah Bisa Dipanggil Jika Ada Kecurangan Pada SNMPTN 2018

7:18 AM
logo snmptn

Semua sekolah peserta SNMPTN harus hati - hati. Jangan main - main dengan nilai siswa-siswinya !

Panitia Lokal (Panlok) Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) akan melakukan kroscek agar tidak terjadi kecurangan yang dilakukan sekolah.

Beberapa kesalahan seperti input data seperti tidak memasukan hasil ujian remidi, ada pula kasus rapor yang dibawa oleh wali kelas kemudian menjadikan input data tidak valid.

Kroscek ini dilakukan jika ditemukan data yang tidak valid baik saat proses pengunggahan di pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS) maupun pascapengumuman seleksi.

 Tips  Lulus SBMPTN


Verifikasi data oleh kampus dilakukan setelah siswa dinyatakan lolos seleksi oleh panitia pusat.

Nah, jika ada unsur kesengajaan mengarah pada kecurangan dilakukan oleh satu sekolah, dan itu dikalukan berulang kali, maka tidak menutup kemungkinan akan masuk dalam daftar blacklist.


UNY, UGM, UPN Jogja sudah melakukannya


Universitas Negeri Yogyakarta ( UNY ) selama dua tahun terakhir telah melakukan klarifikasi ke belasan sekolah yang mendaftarkan siswanya melalui SNMPTN.

Wakil Rektor 1 UNY, Margana mengatakan, pada tahun 2016 ada 15 sekolah yang dipanggil untuk klarifikasi sedangkan di tahun 2017 terdapat dua sekolah dari DIY dan Jawa Tengah yang di panggil.

Pemanggilan terhadap kepala sekolah dilakukan jika ditemukan perbedaan deviasi atau penyimpangan dari aturan pada nilai hingga mencapai enam poin.

"Dari hasil klarifikasi tersebut pihak sekolah menyampaikan hanya terjadi kesalahan input data saja," 

"Sampai saat ini kami belum memblacklist, hanya imbuan saja dan pembinaan,"
tambahnya.
Bagaimana dengan UGM ?

Direktur Akademik UGM, ibu Sri Peni Wastutiningsi mengatakan, dalam memeriksa data, UGM memiliki tim tersendiri untuk validitas data, di mana tim ini juga memiliki rumus dalam menetapkan formulasi.

Beliau pun mengakui pihaknya juga pernah mengirimi surat ke sejumlah sekolah terkait validitas data.

Akan tetapi, bu Peni memastikan UGM tidak pernah memasukan satu sekolah ke dalam blacklist.

"Kami mengedepankan pendampingan, agar ke depan lebih baik lagi,"

Sementara itu, Wakil Rektor I UPN Jogja Irhas Effendy berharap kepada sekolah untuk mengirimkan data siswa yang valid.

Hal terpenting lainnya adalah, sekolah harus memastikan agar siswa yang dikirim melalui jalur SNMPTN juga memiliki keinginan kuliah di kampus yang dituju.

"Karena kalau sudah diterima tiba-tiba mengundurkan diri, atau mengundurkan diri di semester pertama, kedua, itu termasuk bisa menganggu proses kinerja kami,"

Sumber informasi disini

Gratis Download Soal SBMPTN

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »