Mahasiswa

SBMPTN

Ujian Mandiri

Recent Posts

6 Tips Menghadapi SBMPTN Dari Perwakian Kampus UGM

12:20 PM Add Comment
rektorat universitas gadjah mada


Bagaimana persiapan SBMPTN kamu?? Aku Siap ! Siap ! Siap ! :D

Nah, mewakili almamaternya, Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Bagus Kresna mahasiswa Mikrobiologi Pertanian UGM 2016 dan Aristawati mahasiswi Teknik Kimia 2017 membagikan tipsnya bagi 'pejuang SBMPTN' kamu nih !

1. Kenali diri sendiri

"Teman-teman harus tahu, bagaimana sih cara teman-teman terbaik untuk belajar agar teman-teman dapat menyerapnya dengan baik," kata Bagus seperti dikutip dari akun twitter UGM. Dengan mengenal model belajar masing-masing makan diharapkan proses persiapan akan mencapai hasil maksimal

2. Punya tujuan

Membangun motivasi dengan memiliki tujuan merupakan persiapan dari dalam diri yang disarankan Aristawati. "Kalian harus punya tujuan, bagaimana caranya lulus SBMPTN," ujar Aristwati. Dengan memiliki tujuan maka diharapkan kita dapat menentukan langkah-langkah atau strategi apa yang perlu diambil untuk mencapainya

3. Kenali keahlian

Bagus menyarankan untuk calon mahasiswa peserta SBMPTN untuk juga mengenali keahlian yang dimiliki. Mata pelajaran apa yang menjadi kekuatan kita dan mata pelajaran apa yang menjadi kelemahan kita. Dengan mengetahui kelebihan dan kekuatan kita maka dapat memudahkan dalam mempersiapkan materi yang harus dipelajari

4. Pandai mengatur waktu

Satu hari menjelang waktu tentu banyak hal yang perlu dipersiapkan. Membuat skala prioritas dalam belajar dan juga mempersiapkan hal hal yang dibutuhkan esok tentu membutuhkan manajemen waktu yang baik agar tidak menimbulkan kepanikan

5. Jangan panik

"Kalian tuh ngga boleh yang namanya panik atau kayak stress gitu," saran Aristawati. Mempersiapkan dan juga mengerjakan SBMPTN sangat membutuhkan ketenangan

6. Jaga kesehatan, berdoa, minta restu orangtua

Bagus mengingatkan sangat penting tetap menjaga kesehatan saat fokus mempersiapkan ujian SBMPTN esok. Tidak lupa, berdoa dan meminta restu orangtua adalah hal yang tidak penting.



Semoga bermanfaat ya :)

Artikel disadur dari sini

Video diambil darisini

Seperti Kamu, Mendikbud Pun Sesalkan UN Tidak Jadi Pertimbangan Kelulusan SNMPTN

12:20 PM Add Comment
Nilai UN Tidak Jadi Pertimabangan SNMPTN


Kamu Gemes Juga Ga Karena Nilai UN Gajadi Pertimbangan Kelulusan SNMPTN ???

Sayang banged ga sih, jadi banyak yang " ngeremehin "UN gitu kesannya :(

"Tidak ada lagi alasan untuk tidak menggunakan hasil UN ini. Saya kira kalau ada lembaga yang mengabaikan kerja keras siswa-siswi yang telah menunjukkan tingkat kejujurannya yang tidak diragukan lagi, ini adalah suatu pelecehan,"
kata Mendikbud, bapak Muhadjir saat meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMKN 27 Jakarta, Senin (2/4).

Dia menilai, pelaksanaan Ujian Nasional (UN) dari tahun ke tahun semakin kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan. Sehingga dia meminta agar semua pihak tidak lagi menyepelekan nilai UN yang menjadi hasil jerih payah para siswa dan siswi.

"Target kita ya agar pelaksanaan UN kita semakin bisa dipertanggungjawabkan tingkat kejujurannya, standarnya, dan saya rasa perkembangannya pun semakin baik," kata bapak Muhadjir lagi

Untuk diketahui, selama ini nilai UN dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tidak menjadi salah satu pertimbangan pada penerimaan mahasiswa jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Jalur SNMPTN hanya mengacu pada hasil penelusuran prestasi dan portofolio akademik siswa yang bersumber dari Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) saja

"Kami sepakat untuk tidak bergantung pada nilai USBN dan UN untuk jalur SNMPTN. Tapi USBN dan UN boleh dipakai untuk ujian mandiri," ujar Ketua Panitia SNMPTN dan SBMPTN 2018 Ravik Karsidi beberapa waktu lalu.

Sumber liputan : Republika

Pihak Sekolah Bisa Dipanggil Jika Ada Kecurangan Pada SNMPTN 2018

7:18 AM Add Comment
logo snmptn

Semua sekolah peserta SNMPTN harus hati - hati. Jangan main - main dengan nilai siswa-siswinya !

Panitia Lokal (Panlok) Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) akan melakukan kroscek agar tidak terjadi kecurangan yang dilakukan sekolah.

Beberapa kesalahan seperti input data seperti tidak memasukan hasil ujian remidi, ada pula kasus rapor yang dibawa oleh wali kelas kemudian menjadikan input data tidak valid.

Kroscek ini dilakukan jika ditemukan data yang tidak valid baik saat proses pengunggahan di pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS) maupun pascapengumuman seleksi.

 Tips  Lulus SBMPTN


Verifikasi data oleh kampus dilakukan setelah siswa dinyatakan lolos seleksi oleh panitia pusat.

Nah, jika ada unsur kesengajaan mengarah pada kecurangan dilakukan oleh satu sekolah, dan itu dikalukan berulang kali, maka tidak menutup kemungkinan akan masuk dalam daftar blacklist.


UNY, UGM, UPN Jogja sudah melakukannya


Universitas Negeri Yogyakarta ( UNY ) selama dua tahun terakhir telah melakukan klarifikasi ke belasan sekolah yang mendaftarkan siswanya melalui SNMPTN.

Wakil Rektor 1 UNY, Margana mengatakan, pada tahun 2016 ada 15 sekolah yang dipanggil untuk klarifikasi sedangkan di tahun 2017 terdapat dua sekolah dari DIY dan Jawa Tengah yang di panggil.

Pemanggilan terhadap kepala sekolah dilakukan jika ditemukan perbedaan deviasi atau penyimpangan dari aturan pada nilai hingga mencapai enam poin.

"Dari hasil klarifikasi tersebut pihak sekolah menyampaikan hanya terjadi kesalahan input data saja," 

"Sampai saat ini kami belum memblacklist, hanya imbuan saja dan pembinaan,"
tambahnya.
Bagaimana dengan UGM ?

Direktur Akademik UGM, ibu Sri Peni Wastutiningsi mengatakan, dalam memeriksa data, UGM memiliki tim tersendiri untuk validitas data, di mana tim ini juga memiliki rumus dalam menetapkan formulasi.

Beliau pun mengakui pihaknya juga pernah mengirimi surat ke sejumlah sekolah terkait validitas data.

Akan tetapi, bu Peni memastikan UGM tidak pernah memasukan satu sekolah ke dalam blacklist.

"Kami mengedepankan pendampingan, agar ke depan lebih baik lagi,"

Sementara itu, Wakil Rektor I UPN Jogja Irhas Effendy berharap kepada sekolah untuk mengirimkan data siswa yang valid.

Hal terpenting lainnya adalah, sekolah harus memastikan agar siswa yang dikirim melalui jalur SNMPTN juga memiliki keinginan kuliah di kampus yang dituju.

"Karena kalau sudah diterima tiba-tiba mengundurkan diri, atau mengundurkan diri di semester pertama, kedua, itu termasuk bisa menganggu proses kinerja kami,"

Sumber informasi disini

Gratis Download Soal SBMPTN

Meneladani Rifa'i, Lulusan Tercepat Unsoed Tahun Ini Yang Sederhana, Aktif Di Organisasi dan Masyarakat

1:41 PM Add Comment
ahmad rifa'i unsoed

Seperti halnya kamu, mengenyam pendidikan tinggi, sudah menjadi mimpi setiap orang. Tak terkecuali wisudawan tercepat Unsoed tahun 2017 ini, Akhmad Rifa’i.

Wisudawan periode Desember 2017 ini berasal dari Fakultas Teknik Jurusan Teknik Elektro meraih IPK 3,79 Predikat Cumlaude dengan masa studi hanya ditempuh dalam 3 tahun 2 bulan.

Rifa'i, Pemuda kelahiran Desa Panyingkiran Kidul Kecamatan Cantigi, Indramayu 22 tahun lalu ini ternyata selalu berprestasi. Prestasinya dari bangku sekolah dasar hingga kuliah tidak diragukan lagi,  selalu menyandang rangking 1 di sekolah. Di Universitas Jenderal Soedirman, dia masuk lewat SBMPTN dan memperoleh beasiswa Bidik Misi.

"Saya tidak boleh kuliah kalau tidak dapat beasiswa, alhamdulillah sejak SMP,MA dan kuliah saya selalu mendapat beasiswa.", ungkapnya.

 Lulus SBMPTN dimulai dari sini

Rifa'i yang berasal dari keluarga biasa

Anak ke empat dari lima bersaudara ini terlahir dari bapak Ngadimun yang merupakan seorang buruh tani dan ibu Siti Marwah, yang hanya ibu rumah tangga biasa. Sedih untuk keluarga, sudah setahun ini ibunda Rifa'i biasa dipanggil mengidap gagal ginjal, dan harus rutin cuci darah seminggu dua kali.  Walau hidup prihatin dan berkekurangan harus dilakoninya tetapi hal tersebut tidak menyurutkan semangat belajar Rifa'i yang selama masa kuliah tinggal di Pesantren Raudlotul Arifin Blater Purbalingga.

Selain berprestasi di kampus, Rifa'i juga berusaha bermanfaat untuk masyarakat sekitar.

Rifa'i yang lolos mengikuti KKN Kebangsaan  mendapat apresiasi dari tempatnya KKN yaitu di Desa Bondaraya Kecamatan Suwawa Selatan Kabupaten Bone Bolango Gorontalo. Disana Rifa'i membuat aplikasi sistem administrasi kependudukan dan keuangan yang hingga saat ini aplikasi tersebut masih digunakan.

"Saya sampai masuk koran karena prestasi tersebut", imbuhnya.

Selain itu, Rifa'i juga aktif berorganisasi. Di kampus, Rifa'i adalah Ketua UKM Seni Islam dan Al Quran

 Download soal sbmptn gratis

Rifa'i dan rencana masa depannya


Setelah menjadi sarjana, Rifa'i berencana menempuh pendidikan tinggi. Dia berkeinginan untuk melanjutkan kuliah S2 di luar negeri dengan beasiswa afirmasi  LPDP, keinginannya untuk  S2 di Negeri Sakura tidak lepas dari suport dosen pembimbing skripsinya Dr. Eng. Retno Supriyanti, ST., MT.

"Saya bahagia dapat lulus hanya dalam waktu 3 tahun 2 bulan,  motifasi utamanya adalah orang tua, saya ingin segera membahagiakan orang tua, karena ibu saya sakit parah"

Rifa'i teruslah berjuang dan berprestasi !

Perlukah Menyamakan Standar Ujian Sekolah Dengan Ujian Nasional ?

8:43 AM Add Comment
mengerjakan soal Ujian nasional
Standar Akan Disamakan ?

Skema ujian nasional kan beberapa tahun ini mendapat kritikan. Nah, atas alasan itu pula Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, pemerintah akan meningkatkan kualitas ujian bagi para siswa, khususnya ujian sekolah.

Bahkan, kemungkinan pelaksanaan UN akan dimoratorium (dihentikan dan dikaji lebih dulu) meningkatkan kualitas ujian sekolah (US) menjadi lebih baik. Pada zaman orangtua kita dulu, ujian sekolah itu menentukan kelulusan lho. Bahkan ujian sekolahnya pun dibuat langsung oleh pihak sekolah, menyesuaikan dengan karakter masing - masing pendidikan.

Misal, di pesantren ya ada ujian ilmu - ilmu agama sebagai syarat kelulusan.

 Klik gambar
Klik gambar


"Skema dari Kemendikbud, berdasarkan hasil penelitian dan kajian harus dimoraturium. Tapi kami ambil kompromi yaitu di samping UN, harus ada US berstandar nasional. Semua mata pelajaran di sekolah baik UN  yang diujikan secara nasional dan US di sekolah posisinya sama,"

kata bapak Muhadjir di Gedung Bina Graha, Kantor Staf Presiden, Jakarta Pusat, Senin (23/10).

Saat ini pemerintah, akan terus meningkatkan perbaikan UN dengan mengoptimalkan ujian berbasis komputer pada seluruh sekolah. Upaya ini sekaligus untuk menekan kemungkinan kecurangan yang dilakukan siswa dalam menjalankan ujian.



Tahun lalu, hanya 4000 sekolah yang terlibat ujian nasional berbasis komputer. Tahun 2018 ditargetkan ada 38 ribu sekolah melaksanakan UNBK, 80 persen SMA/SMK 40 persen SMP. Selanjutnya diharapkan sebanyak 80 persen SMP sudah bisa melaksanakan UNBK.

Ia juga menambahkan, perlunya banyak evaluasi dalam pelaksanaan UN seperti halnya soal pilihan ganda yang kurang mampu menggali kompetensi siswa. Tahun ini, Muhadjir dan kementerian yang dipimpinnya tengah mengkaji opsi lain untuk soal-soal UN. Utamanya yang menggunakan standar Higher Order Thinking Skill Set

Bagaimana menurut kamu ? Sudah siap menjalani ujian dengan model soal seperti itu ?

Sumber Informasi : Kumparan

Mau ikut program Super Camp SBMPTN dengan biaya lebih murah ? Klik gambar dibawah yah  untuk dapat informasinya lebih awal!

 Klik gambar




Ujian Nasional 2018 Tidak Menggunakan Sistem Essai Kok !

10:10 AM Add Comment
pelajar ujian nasional
Ilustrasi Ujian Nasional

Menurut kamu, apa yang akan dilakukan pemerintah ini bagus ga ?

Di ujian nasional 2018 nanti, model soal tak lagi hanya mengandalkan pilihan ganda dengan satu jawaban benar, tetapi akan divariasi dengan model isian serta pilihan ganda dengan lebih dari satu jawaban yang benar.

"UN tahun depan mostly masih akan seperti tahun ini. Direncanakan untuk mulai mengenalkan bentuk soal yg tidak pilihan ganda," ujar Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Kemdikbud, pak Nizam.

Tapi, pengembangan model soal ujian ini tidak diterapkan untuk semua mata pelajaran.

Seperti apa penerapan model baru UN ini ?


Dia menjabarkan untuk tambahan soal isian (menuliskan jawaban) bisa diterapkan untuk mata pelajaran Matematika dan Fisika. Selain itu, model lainnya yang bisa diterapkan seperti menggaris bawahi pokok bacaan bisa diterapkan untuk mata pelajaran Bahasa.

"Model lainnya yaitu pilihan ganda dengan jawaban benar lebih dari satu, dan sebagainya. Tapi belum essay,"

Sebelum diterapkan tahun depan, pemerintah juga akan melakukan sosialisasi dan mengevaluasi kesiapan guru dan siswa. Selain itu, untuk proses penilaiannya, Kemendikbud juga sedang mengembangkan teknologi untuk memberikan skor jawaban terbuka secara otomatis, dengan menggunakan komputer.

 Persiapkan UN kamu


"Dikenal sebagai natural language processing, atau automatic machine scoring. Tapi masih dalam tahap pengembangan. Jadi belum dalam waktu dekat bisa digunakan. Masih rencana jangka menengah," papar Nizam.

Terkait adanya pengembangan model soal ujian nasional mulai tahun depan ini, Nizam berharap siswa dan guru tidak perlu khawatir. Siswa dan guru tetap belajar seperti  biasanya.

"Yang penting tuntaskan pembelajaran. Karena UN hanya mengukur capaian pembelajaran sesuai kurikulum. Kalau belajarnya tuntas InsyaAllah tidak akan kesulitan mengerjakan UN," ucap Nizam.

Sumber Info : Kompas.com

Perjuangan Habiatul Bersekolah Sambil Mencuci Bis Di Terminal

9:32 AM Add Comment
Ujian nasional Habiatul
Habiatul


Memang kita tidak boleh menyerah pada keadaan. Jika ada keinginan pasti ada jalan.

Dari jutaan siswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP), tersimpan jutaan kisah yang dapat menjadi pelajaran berharga untuk kita.

Salah satunya adalah kisah Habiatul Hidayatullah, penerima KIP dari Kota Cilegon, Banten, yang selain menuntut ilmu, juga harus mencari nafkah dengan mencuci bus di terminal dan menjadi juru parkir.


Setelah tamat dari SMP, Habiatul memutuskan untuk melanjutkan sekolahnya ke pendidikan kesetaraan. Dia mengambil Paket C di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Melati Cibeber, Cilegon.

“Karena ekonomi keluarga saya tidak memadai untuk masuk ke SMA,” 

Habiatul lulus dari SMP Al-Ishlah Cilegon pada tahun 2015. Saat itu ia memutuskan untuk tidak melanjutkan sekolah karena sadar akan keterbatasan ekonomi keluarganya.

Ayah Habiatul seorang buruh pabrik yang penghasilannya tidak seberapa, sedangkan ibunya bekerja sebagai buruh sawah.


Jangan Menyerah Habiatul !



Mengetahui niat Habiatul itu, sang kakak yang seorang pengajar di PKBM, menganjurkannya untuk tetap melanjutkan pendidikan dengan mengambil Paket C di PKBM tempatnya mengajar.

“Jadi kakak saya yang ngurusin semuanya. Saya tinggal masuk aja,” ujar Habiatul.

Tahun depan ia  akan menghadapi Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) itu.

Belajar di PKBM memang berbeda dengan sistem belajar mengajar di sekolah reguler. Habiatul menjelaskan, teman-temannya di PKBM sebagian besar memang sudah bekerja, sehingga mereka hanya belajar di PKBM seminggu sekali, yakni pada hari Sabtu atau Minggu.

 Klik disini


Sedangkan pada hari Senin hingga Jumat dia mencuci bis di terminal atau menjadi juru parkir. Apapun dia lakukan.

Tanpa menyebutkan berapa penghasilannya, ia mengaku uang yang diterimanya cukup untuk jajan dan membantu kedua orang tuanya.

Alhamdulillah Ada KIP


Habiatul yang baru tahun ini terdaftar sebagai penerima KIP, berniat memberikan dana KIP yang diterimanya kepada orang tua.

Sebagai penerima KIP dari jenjang pendidikan setara SMA/SMK, Habiatul berhak atas bantuan pendidikan sebesar Rp1 juta/tahun dari pemerintah Indonesia.

Ditanya mengenai cita-citanya, dia hanya menjawab...

“Yang jelas saya ingin jadi orang sukses,” 

Lalu apakah kamu yang membaca ini masih akan bermalas - malasan ?

Sumber : Jabar News